Majalah dinding

September 23, 2010 at 1:57 pm (Pengetahuan saja)

MAJALAH DINDING (REVISI)

Majalah dinding yang biasa disingkat MADING adalah media komunikasi massa tulis yang paling sederhana yang dibuat oleh para siswa atau guru atau siswa dengan guru. Disebut majalah karena bentuknya seContoh madingperti majalah yang terdiri dari rubrik-rubrik dan foto-foto  sementara itu ditambah kata dinding karena penyajiannya dipampang di dinding atau sejenisnya.

Bentuk fisik majalah dinding biasanya berwujud lembaran tripleks, karton, atau bahan lain dengan ukuran yang beraneka ragam. Ukuran yang tergolong relatif besar adalah 120 cm x 240 cm, sedang yang lebih kecil lagi disesuaikan dengan situasi dan kondisinya. Majalah dinding juga memiliki isi yang beraneka ragam seperti karya siswa, info-info tentang lingkungan sekolah, berita terbaru, rangkuman pelajaran dan sebagainya.

Kelebihan majalah dinding adalah ukurannya yang cukup besar sehingga dapat memuat semua informasi yang ada. Selain itu majalah dinding tidak akan menghamburkan kertas karena dibuat dalam satu media saja, tidak seperti majalah sekolah atau bulletin sekolah yang membutuhkan banyak kertas untuk halaman-halamannya. Majalah dinding juga dapat digunakan oleh siswa untuk mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekolahnya karena dibuat oleh siswa itu sendiri dan tentu akan lebih menarik.

Kekurangan majalah dinding adalah kurangnya fleksibilitas. Hal ini dikarenakan orang harus diam sejenak untuk membacanya karena majalah dinding tidak dapat dibawa-bawa seperti majalah sekolah atau bulletin. Majalah dinding juga dapat menghabiskan ruangan dan menjadi sia-sia jika tidak memiliki standar atau dalam arti kata lain membosankan.

Standar majalah dinding yang baik adalah memiliki isi yang menarik namun tidak melenceng dari yang seharusnya. Selain itu majalah dinding juga harus selalu di-update dengan jangka waktu rutin tetapi tidak terlalu lama. Karena pembaca juga akan bosan dan malas membaca majalah dinding yang informasinya ketinggalan jaman. Majalah dinding yang baik juga harus dapat menunjang prestasi akademik, seperti menyisipkan jadwal ulangan dan lain sebagainya.

Peranan majalah dinding untuk siswa sendiri adalah sebagai media komunikasi antar siswa dan guru. Majalah dinding juga dapat menjadi wadah kreatifitas siswa. Siswa yang aktif di majalah dinding akan terisi waktu luangnya. Siswa juga dapat melatih keaktifan berorganisasi, melatih kecerdasan berpikir dan melatih kemampuan jurnalistiknya. Untuk siswa diluar organisasi majalah dinding dapat tergali motivasinya untuk membaca.

Pola Pengembangan Karangan Eksposisi:

Eksposisi Perbandingan

Gambar didapat dari internet.

About these ads

6 Komentar

  1. tira said,

    sy guru jg membina tim mading kelompok kreatif dan kami memberi nama mading kreatif yg berbeda dg mading yg dikelola osis. Berisi hsl pengamatan, percobaan yg disajikan scr menarik agar teman lainnya bs baca shg pengetahuan akan bertambah yg tdk membosankan

  2. elok said,

    gw sng dech Liat Mading lo….
    pnGen Nea…
    ajari e….

  3. hanz fauz AL'khozien said,

    iya doooonk kak,,ajarin aku juja.. coz’e aku 2 hari lagi lomba mading sejakarta..
    yah kak?????? pliiiiiiiiiisssssss

  4. revy sugesti said,

    madingnya bagus,!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: